Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

PT Vale IGP Pomalaa Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kampanye Lingkungan di Tanggetada

badge-check


 PT Vale IGP Pomalaa Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kampanye Lingkungan di Tanggetada Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar Kampanye Lingkungan di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/2/2026). Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan nasional pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi sirkular yang saat ini menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pemerintah menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen pada 2025, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Salah satu pendekatan yang didorong adalah penguatan peran masyarakat dan kolaborasi multipihak, termasuk dunia usaha.

Kampanye lingkungan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tanggetada tersebut diikuti oleh warga setempat dan difokuskan pada edukasi pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Melalui pendekatan ini, PT Vale mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular, yakni memanfaatkan kembali sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Camat Tanggetada, Muslyadin yang membuka kegiatan secara resmi menilai, keterlibatan sektor swasta dalam edukasi lingkungan sangat penting untuk memperkuat upaya pemerintah di tingkat lokal.

“Permasalahan sampah tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja. Keterlibatan perusahaan dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PT Vale menggandeng komunitas Nampah (Nabung Sampah) untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pemilahan sampah dari sumbernya, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Edukasi ini sekaligus mendukung kebijakan nasional yang mendorong pengurangan sampah dari hulu.

Senior Coordinator Community Development IGP Pomalaa, Charles Christian, mengatakan bahwa kampanye lingkungan ini merupakan bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) PT Vale, khususnya pada aspek perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin mendorong perubahan pola pikir bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi. Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong ekonomi sirkular dan pengurangan timbulan sampah,” kata Charles.

Ia menambahkan, dalam pengembangan IGP Pomalaa, PT Vale berupaya memastikan bahwa aktivitas perusahaan berjalan seiring dengan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Sebagai bentuk dukungan konkret, PT Vale juga menyerahkan bantuan tempat sampah terpilah lengkap dengan label kategori jenis sampah kepada Kantor Kecamatan Tanggetada. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh praktik pengelolaan sampah yang baik di lingkungan perkantoran dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PT Vale IGP Pomalaa menegaskan perannya dalam mendukung agenda nasional pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis