SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menyalurkan bantuan 1.879 paket sembako bagi masyarakat rentan miskin di kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.
Bantuan yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya itu diiserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kolaka, Guntur Suhandoko kepada sejumlah masyarakat Kelurahan Tonggoni, di kantor kecamatan Pomalaa, Kamis (5/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Guntur Suhandoko mewakili Pemerintah Kabupaten Kolaka menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang mendalam kepada PT Vale Indonesia yang telah berinisiatif menyalurkan bantuan paket sembako guna meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi.
Guntur manyebut, program bantuan ini sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah Kabupaten Kolaka melalui program BERAMAL — yang outputnya lewat Kartu Beramal. Kata dia, program tersebut juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat rentan, utamanya Lansia.
“Kami mengapresiasi inisiatif PT Vale dalam program penyaluran bantuan ini, sebagai wujud kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan dunia usaha,” katanya.
Apresiasi serupa juga dikemukakan Camat Pomalaa, Rahmat Hidayat Gavoer. Menurutnya,tingginya komitmen PT Vale dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pemberdayaan sudah terbukti. Di Pomalaa kata dia, meski belum melakukan aktivitas produksi, namun program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan ini sudah berjalan lebih dulu.
“Ini sebuah komitmen yang mesti kita sambut positif. Jangan lihat nilai bantuannya, tapi lihatlah niat tulus PT Vale dalam membantu masyarakat,” ujat Rahmat Hidayat Gavoer.
Sementara itu, Eksternal Relations PT Vale IGP Pomalaa, Febrianto Raharjo mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan paket sembako dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan unsur masyarakat setempat, untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, khususnya kepada lansia dan kelompok masyarakat rentan di desa-desa sekitar wilayah operasional perusahaan.
Terdapat empat wilayah yang menjadi sasaran penyaluran bantuan ini, yakni kecamatan Wundulako, Baula, Pomalaa dan Tanggetada, sebagai area pemberdayaan PT Vale IGP Pomalaa di Kabupaten Kolaka.
“Kami memandang program bantuan sembako bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian dari strategi PT Vale untuk menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Kehadiran perusahaan harus memberi manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh warga sekitar,” ujarnya.
Fransia (72), salah satu warga Kelurahan Tonggoni mengakui, bantuan paket sembako PT Vale tersebut sangat berarti, utamanya dalam memenuhi kebutuhan dapur rumah tangganya.
Wanita yang kini hidup sendiri itu mengaku cukup kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Terlebih lagi, usai ditinggal suaminya, tanggung jawab mencari nafkah kini ada di tangannya sendiri.
“Bantuan ini sangat berarti, karena saya sudah tidak bisa bekerja, jadi sehari-hari sudah cari nafkah,” ujarnya.(*)























